You are currently viewing Inilah Jenis-Jenis Oli Mobil Yang Perlu Anda Ketahui

Inilah Jenis-Jenis Oli Mobil Yang Perlu Anda Ketahui

Jepangmotor.co.id – Sebuah mobil tentu membutuhkan oli atau pelumas untuk mesinnya. Oli sendiri mempunyai banyak jenis dengan fungsi yang berbeda-beda. Setidaknya, ada 5 jenis oli yang harus Anda ketahui sebelum Anda menyervis mobil Anda. Apa saja jenis-jenis oli tersebut? Simak artikel ini sampai selesai untuk mengetahuinya.

  1. Oli Mesin

Tentu Anda sudah tidak asing dengan jenis oli yang satu ini. Oli mesin merupakan zat yang berfungsi untuk melumasi mesin. Oli mesin dapat membantu performa mesin supaya lebih baik. Oli mesin juga dapat mendinginkan mesin mobil sehingga mesin dapat bergerak dengan lancar dan mencegah terjadinya gesekan yang berlebihan diantara komponen mesin.

Oli mesin terbagi dalam 3 jenis, yaitu:

Oli mesin mineral

Oli mesin semi sintetis

Oli mesin full sintetis

Interval untuk mengganti oli mesin yang disarankan adalah Setiap 10.000 km atau setiap 6 bulan sekali.

  1. Oli Transmisi

Lalu yang kedua yaitu oli transmisi. Oli transmisi merupakan pelumas yang berfungsi untuk melumasi komponen mesin mobil, seperti poros transmisi, gigi pemindah, dan gear. Oli transmisi juga berfungsi untuk menggerakkan persneling di mobil manual.

Oli transmisi mobil yang masih bagus biasanya berwarna bening kekuningan, pink, atau merah. Namun, jika warna mulai kecoklatan apalagi menghitam, itu berarti oli tersebut sudah terlalu lama digunakan dan harus segera diganti.

Pada umumnya, pergantian oli transmisi pada mobil disarankan setiap 20.000 km hingga 25.000 km.

  1. Oli Gardan

Oli Gardan biasa juga disebut differential. Oli gardan merupakan cairan pelumas yang berfungsi untuk melumasi bagian gear gardan. Oli gardan membuat komponen mesin menjadi licin dan tidak cepat rusak. Oli gardan juga berfungsi untuk melancarkan kinerja transmisi otomatis pada motor matic.

Oli ini harus diganti tiap kelipatan jarak 40.000 kilometer. Namun, Anda juga bisa langsung mengganti oli gardan apabila terdapat bunyi getaran atau dengungan pada gardan saat mobil sedang berbelok.

  1. Oli Rem

Jenis oli mobil berikutnya yaitu minyak rem atau oli rem. Minyak rem pada mobil berfungsi untuk menyalurkan tekanan dari pedal rem ke roda mobil.

Minyak rem mobil harus diganti secara rutin untuk mencegah kerusakan pada komponen rem seperti kaliper dan rotor. Minyak rem ini akan mengalami penurunan kualitas seiring waktu. Level minyak rem akan berkurang seiring dengan pemakaian mobil.

Disarankan Anda harus mengganti minyak rem selama 2 tahun sekali. Namun, apabila oli rem ini sudah keruh, maka secepatnya harus diganti

  1. Oli Power Steering

Jenis oli yang perlu Anda ketahui yang terakhir yaitu oli power steering. Oli power steering merupakan pelumas khusus yang digunakan untuk sistem power steering pada kendaraan. Oli ini berfungsi pada dua bagian, yaitu pada pompa steering dan pada setir mobil supaya putaran setir lebih ringan ketika digerakkan.

Oli power steering memiliki waktu penggantian setiap 40.000 km atau 2 tahun sekali. Penggantian oli ini juga bisa dilihat apakah perputaran setir mobil sudah mulai terasa berat atau tidak.

Bagi para pembaca yang sedang bingung untuk mencari bengkel yang tepat untuk mengganti oli mobil kesayangan, Anda tidak perlu khawatir.

Kami hadir untuk melayani semua kebutuhan Anda mulai dari servis mobil, body repair, jasa towing, serta kebutuhan mobil Anda lainnya. Dengan teknologi canggih dan teknisi yang professional, Anda tidak perlu merasa khawatir untuk memercayakan mobil Anda kepada kami.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai harga yang kami tawarkan, Anda bisa klik tautan ini atau kunjungi kami melalui social media.

Demikianlah penjelasan singkat kami mengenai jenis-jenis oli yang perlu Anda ketahui. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa di artikel berikutnya untuk informasi menarik lainnya.

Leave a Reply