Ketertarikan masyarakat terhadap mobil matic beberapa tahun belakangan mulai melonjak. memang di kota-kota besar, penggunaan mobil matic dirasa lebih tepat karena kondisi jalanan dan cara menyetir yang berbeda dengan lalu lintas kota yang padat. Bahkan beberapa pengguna mengatakan berkendara dengan mobil matic lebih nyaman dibandingkan dengan mobil manual. Tentu saja tren yang bergeser ini juga membuat para produsen mobil berlomba menghadirkan mobil matic terbaru dengan berbagai model dan fitur canggih. Namun tentu saja perbedaan transmisi antara matic dan manual juga akan berpengaruh pada cara perawatannya. Cara merawatnya pun berbeda antara mobil matic dan mobil manual.
Kali ini
Jepang Motor akan membagikan tips nih gimana cara merawat mobil matic agar
kendaraan tetap nyaman saat berkendara. Perhatikan juga beberapa masalah yang
kerap muncul pada kendaran matic yang tidak terjadi pada kendaraan manual agar
kerusakan yang tidak diinginkan terjadi pada mobil matic kesayanganmu.
Kekurangan
dan Kelebihan Mobil Matic
Ø Kelebihan
Jika dibandingkan dengan mobil manual, ada beberapa
keuntungan mobil matic yang membuat para pengendaranya merasa nyaman dan lebih
memilih mobil matic. Adapun beberapa kelebihan dari mobil matic antara lain:
·
Penggunaan
lebih mudah karena cara mengemudinya lebih sederhana. Mobil matic bisa
dikendarai hanya dengan menginjak pedal gas tanpa harus memikirkan perpindahan
gigi transmisi saat menemui medan yang berbeda – beda.
·
Aman
untuk medan menanjak karena mobil matic tidak rawan mundur seperti mobil
manual. Terdapat pula transmisi khusus untuk tanjakan curam sehingga bisa
dipastikan mobil matic bisa melalui medan curam yang dilalui.
·
Nyaman
di jalanan yang macet karena pengendara tidak harus memindahkan transmisi
terlalu sering karena laju kendaraan yang lambat. Pengendara juga tidak perlu
repot menahan pedal kopling saat jalanan padat merayap.
Ø Kekurangan
Memliki beberapa kelebihan, tentu saja mobil matic
juga memliki beberapa kekurangan yang harus diperhatikan oleh penggunanya.
Sebagai penggunanya kamu juga harus memperhatikan kekurangan mobil matic ini
sebagai konsekuensi yang akan kamu hadapi saaat merawat ataupun berkendara.
Beberapa kekurangan dari mobil matic ini antara lain:
·
Boros
bahan bakar karena putaran mesin lebih sering dan sudah diatur secara otomatis
sehingga tidak bisa diatur saat berkendara. Hal ini dipengaruhi oleh fitur
Torque Converter yang menjadi penyebab tingginya tingkat RPM mobil matic dan
mempengaruhi konsumsi bahan bakarnya.
·
Biaya
perawatan cukup mahal karena mobil matic harus diganti olinya sesuai dengan
jadwal yang ditentukan dengan intensitas yang cukup tinggi. Hal ini disebabkan
oleh putaran mesin yang lebih sering sehingga daya tahan oli tidak tahan lama.
selain penggantian oli yang lebih sering, suku cadang dari mobil matic juga
lebih mahal dibandingkan dengan mobil manual.
Berisiko di jalanan
menurun karena tidak ada engine brake seperti pada mobil manual. Mobil matic
akan melaju tanpa adanya engine brake dan hanya mengandalkan rem saja untuk
menahan laju mobil.
Cara Merawat Mobil Matic
Setelah tau kekurangan dan kelebihan mobil matic, maka
selanjutnya kamu perlu mengetahui cara merawat mobil matic agar mesin tetap
awet dan tetap nyaman digunakan. Berikut ini beberapa cara merawat mobil matic
baik baru maupun lama yang bisa kamu lakukan.
1.
Panaskan
Mobil Setiap Hari
Memanaskan
mobil setiap hari memang sebuah aktivitas perwatan yang harus dilakukan pada
mobil manual dan mobil matic. Meski terlihat sepele, tapi mobil matic lebih
rewel untuk urusan memanaskan mesin ini. Mobil matic yang dipanaskan setiap
hari akan memliki mesin yang prima dan jarang mengalami gangguan. Dengan rutin
memanaskan mesin matic setiap hari maka oli akan tetap merata ke seluruh
komponen mesin. Pastikan juga saat memansakan mesin matic, transmisi dalam
posisi netral dan biarkan menyala tanpa AC.
2.
Ganti
Oli Mesin Secara Berkala
Cara
merawat mobil matic berbagai tipe seperti CVT maupun diesel serta berbagai merk
seperti Avanza, Brio, serta Ayla umumnya sama. Pastikan kamu mengganti olinya
secara berkala. Pada mesin matic, perawatan mesin tergantung pada Kesehatan oli
mobil dan transmisi secara berkala yang ditentukan oleh jarak tempuh mobil.
Idealnya, mobil matic harus ganti oli jika telah menempuh jarak 25 ribu km dan
maksimal 50 ribu km. Pilih oli berkualitas baik dan selalu cek kondisi oli
melalui dipstick. Jika posisi oli berada dalam kondisi normal, maka kondisi oli
dalam keadaan baik. Namun jika posisi oli berada di garis terendah, berarti
terdapat kebocoran oli dan harus segera ditangani.
3.
Perhatikan
Kondisi Transmisi Mobil Matic
Cara
merawat mobil matic selanjutnya adalah dengan memperhatikan kondisi transmisi
mobil matic tersebut. Pastikan kamu tahu riwayat mobil keseluruhan dari awal hingga
sekarang, meskipun kamu membelinya tidak dalam keadaan baru. Agar kondisi
transmisi mobilmu tetap terjaga, ada 2 cara perawatan mobil matic yang bisa
kamu coba.
a.
Ganti
Oli Transmisi Secara Teratur
Pada
mesin matic, penggantian oli bukan hanya pada oli mesin saja, tapi juga oli
transimisi yang perawatan ini tidak terdapat pada mesin manual. Pelumas mesin
bisa diperbaharui jika mobil sudah menempuh jarak 80 ribu hingga 100 ribu km.
pastikan mwnggunakan oli transmisi berkualitas agar performa yang dihasilkan
juga optimal.
b.
Gunakan
Persneling dengan Tepat
Mobil
matic memudahkan pengemudinya dalam memindahkan transmisi sehingga tuas
transmis memiliki beberapa pengaturan tuas transmisi yang berbeda. Bagi
pengguna yang terbiasa dengan mobil manual, tentu penggunaan tuas transmisi
matic cukup membingungkan karena setiap pilihan fitur memliki fungsi berbeda
dan harus tepat penggunaannya. Jika penggunaan tuas persneling transmisi ini
tidak sesuai dengan fungsi seharusnya, maka kerusakan bagian gearbox bisa cepat
terjadi. Pastikan kamu memahami setiap fungsi dari fitur yang diberikan seperti
transmisi “P” digunakan untuk parkir atau memindahkan transmisi ke posisi “N”
saat berhenti di lampu merah.
4.
Lakukan
Uji Jalan
Mobil
matic sebaiknya rutin digunakan setiap hari untuk aktivitas harian. Jika
memamng kamu tidak menggunakan mobil dalam waktu yang cukup lama, pastikan kamj
mengendarainya setiap beberapa bulan sekali untuk mendeteksi apakah ada
perubahan yang signifikan terhadap kondisi mesin. Perhatikan guncangan tak biasa
saat memindahkan transmisi atau perubahan tak nyaman lainnya. Hal ini sangat
penting dilakukan karena berkaitan dengan kesehatan gearbox ketika mobil jarang
dipakai sehinga oli transmisi mengental.
5.
Kontrol
Kondisi Valve
Pada
mobil matic terdapat komponen valve yang bisa saja bocor karena cara
memindahkan transmisi yang terlalu kencang dan cepat. Jika valve mengalami
kebecoran maka akan merambat pada komponen transmisi lainnya sehingga
mengganggu kenyamanan berkendara. Terkadang kerusakan valve juga disebabkan
oleh hentakan gas yang terlalu agresif. Oleh karena itu, kontrol kondisi valve
secara berkala merupakan salah satu cara merawat mobil matic yang penting
untuk dilakukan.
6.
Hindari
Menginjak Gas Tiba-tiba
Mobil matic memang didesain untuk
berkendara santai dengan cara mengemudi yang tidak terlalu agresif. Ada baiknya
untuk menginjak gas secara perlahan dari posisi berhenti sehingga laju mobil
terasa halus. Selain karena kenyamanan pengendaranya, hal ini juga berpengaruh
pada kondisi mobil yang bisa cepat rusak karena menginjak gas tiba-tiba secara
mendalam. Kebiasaan
mengemudi mobil matic seperti ini akan mengakibatkan katup solenoid rusak.
Kerusakan katup ini disebabkan oleh perubahan oli ke converter toris yang tidak
sempurna.
7.
Kuras
Oli Mesin dan Transmisi Jika Terkena Banjir
Mungkin
semua kendaraan akan membutuhkan perawatan saat terkena banjir. Namun untuk
mobil matic, kondisi terkena banjir ini bisa berbuntut pada kerusakan komponen
yang lebih besar lagi. Saat mobil matic terkena banjir, usahakan untuk langsung
mengeringkan busi, karburator, V-belt, dynamo starter, dan saringan angin. Hal
lain yang harus dilakukan adalah menguras oli transmisi dan langsung
menggantinya dengan yang baru.
Rasanya
sia – sia saja mengikuti cara merawat mobil matic diatas, jika saat mobil
terendam banjir, kamu tidak langsung sigap untuk memberikan pertolongan
pertama. Jika hal ini tidak dilakukan secara cepat, maka mesin matic akan rusak
semakin parah karena air sudah merusak beberapa komponen penting.
8.
Pastikan
Posisi “N” Saat Berhenti
Dengan
memastikan posisi netral saat berhenti itu termasuk salah satu cara merawat
mobil matic yang mudah untuk dilakukan. Mobil matic akan melaju perlahan saat
transmisi dalam keadaan “D” meskipun tidak menginjak rem. Jadi pastikan kamu mengubah
transmisi ke “N” jika memang ingin berhenti. Hindari menginjak rem untuk
menghentikan laju mobil sementara transmisi masih dalam posisi “D”. saat
berhenti di lampu merah misalnya, ubah transmisi ke “N” lalu pasang rem tangan.
9. Peka Terhadap Kondisi Mobil Saat Berkendara
Sudah selayaknya pemilik mobil
memiliki ikatan khusus dengan mobilnya. Membangun hubungan spesial ini akan
membuat pemilik mobil sadar jika terjadi sesuatu yang tidak wajar dengan
mobilnya meski itu hanya kerusakan kecil. Tak hanya dirasakan, terkadang
kerusakan mobil matic bisa dilihat secara jelas dan harus langsung dibawa ke
bengkel untuk ditangani secara profesional. Jika sudah tahu kerusakannya namun
masih menunda untuk memperbaikinya, maka bisa jadi kerusakan akan merembet ke komponen
lain dan tentu saja berdampak pada biaya reparasi yang lebih mahal lagi.
10. Service Mobil Secara Teratur
Saat kamu membeli mobil
matic, pastikan kamu memahami betul panduan perawatan dan berkendaranya.
Mungkin setiap merek mobil memiliki prosedur perawatan berbeda dengan merek
lainnya. Jika kamu membeli mobil matic bekas, tanyakan secara detail perihal
perawatan selama ini dan fitur-fitur khusus jika ada. Jangan lupa untuk
memperhatikan jadwal servis rutin agar kondisi mesin tetap prima dan
menghindari penggantian komponen yang terlanjur rusak parah. Jadi meskipun kamu
beli mobil matic tua yang jarang dipakai, tapi pastikan kamu tahu cara merawat
mobil bekas dengan baik.
Semua
kelemahan dan kelebihan mobil matic membuat pemilik mobil perlu memahami bahwa
tidak ada produk yang sempurna. Kamu bisa memilih mobil
matic dengan segala kelebihannya dibandingkan dengan mobil manual, namun tetap
harus memperhatikan kekurangannya. Setelah memahami cara merawat mobil matic agar tetap prima dan optimal
hingga beberapa tahun mendatang, pastikan juga kamu melakukan service dengan
rutin untuk menjaga performa mobil matic kesayanganmu. Service di Jepang Motor akan
memberikan pelayanan yang baik dan juga harga yang relative terjangkau. Yuk,
temukan produk dan promo menarik di Jepang Motor.
